Halaqah 65: Perang Badr Kubro (Bagian 1)

Materi HSI pada halaqah ke-65 dari halaqah silsilah ilmiyyah abdullah roy bab Sirah nabawiyah adalah tentang perang Badr Kubro bagian 1. Orang-orang Quraisy masih mengirimkan rombongan-rombongan dagang ke Syam meskipun diancam oleh orang-orang Islam.

Rombongan dagang Abu Sufyan yang besar sedang membawa uang yang banyak milik orang-orang Quraisy dijaga sekitar 30-40 orang, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ketika mengetahui hal ini, beliau mengirim mata-mata untuk melihat kondisi rombongan Abu Sufyan & ketika mendapatkan kabar akan lewatnya rombongan Abu Sufyan, segera beliau shallallahu ‘alaihi wasallam mengajak para shahabat nya yang sudah siap untuk keluar bersama beliau supaya tidak kehilangan kesempatan maka keluarlah 319 orang (100 diantaranya Muhajirin) & sisanya adalah Anshor dengan persiapan seadanya tanpa persiapan perang & Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menyuruh Abdullah bin Ummi maktum untuk mengimami manusia (selama ditinggal oleh beliau).

Dan saat itu kaum muslimin yang bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam hanya memiliki 70 unta, merekapun bergantian dalam menaiki unta & Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam saat itu bergantian dengan Abu Lubabah & Ali bin Abi Thalib dalam menaiki 1Unta & ini menunjukkan kekuatan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang saat itu berumur 55 th & keinginan beliau beliau yg besar untuk mendapatkan pahala dari Allah.

Ketika Abu Sufyan mendengar usaha kaum muslimin untuk menghadang rombongannya maka dia mengambil jalan lain yang lebih dekat ke pantai & mengutus Domdom bin Amr Al Ghifari menuju ke Mekkah untuk meminta bantuan kepada penduduk Mekkah. Maka penduduk Mekkah setelah mendengar kabar yang sangat mengagetkan, menyakitkan & menghinakan & bisa mengganggu perekonomian mereka dikemudian hari segera mereka mempersiapkan diri untuk mengamankan harta mereka. Mereka kerahkan seluruh kemampuan baik tentara, pasukan berkuda & harta mereka sehingga jumlah mereka sampai 1000 orang & bersama mereka 200 kuda & para biduanita.

Ketika sampai di Juhfah sebuah daerah dekat dengan Badr datang kabar bahwa rombongan dagang mereka selamat, maka sebagian pasukan ada yang memilih pulang adapun sebagian besar yang lain maka tetap ingin melanjutkan perjalanan dengan tujuan untuk memberi pelajaran kepada kaum muslimin sehingga tidak mengganggu perdagangan mereka kembali & juga untuk mengumumkan & memberi tau kepada orang-orang Arab tentang kekuatan besar mereka.
***
[Disalin dari materi Halakah Silsilah Ilmiah (HSI) Abdullah Roy Bab Sirah Nabawiyah]
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url