Halaqah 23: Allah dengan Sifat-Nya Sejak Dulu Ada tanpa Awalnya

Halaqah yang ke-23 dari Silsilah ‘Ilmiyyah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah yang ditulis oleh Al Imam Ath Thahawi rahimahullah adalah tentang Allah dengan Sifat-Nya Sejak Dulu Ada tanpa Awalnya.

Beliau mengatakan ,

مَا زَالَ بِصِفَاتِهِ قَدِيمًا قَبْلَ خَلْقِهِ


Senantiasa Allah subhanahu wata'ala itu Qodiman/sejak dulu ada tidak ada awalnya,

بِصِفَاتِهِ


dengan sifat-sifatnya.

Yaitu sejak dahulu dan tidak ada awalnya, jadi Allah subhanahu wa ta’ala ada dengan sifat-sifat Dialah yang Maha mengetahui, Dialah yang Maha mengampuni, Dialah yang Maha mencipta, Dialah yang Maha menyayangi semenjak dahulu, sebagaimana Allah subhanahu wa ta’ala Dzatnya adalah ‘adzali tidak ada awalnya, demikian pula Allah subhanahu wa ta’ala sejak dahulu dengan sifat-sifatnlNya,

قَبْلَ خَلْقِهِ


Sudah ada sifat-sifat tersebut, Allah subhanahu wa ta’ala memiliki dan bersifat dengan sifat-sifat tersebut

قَبْلَ خَلْقِهِ


sebelum penciptaan Allah.

Sebelum Allah subhanahu wa ta’ala menciptakan manusia, Allah memiliki sifat rohmah, sebelum Allah subhanahu wa ta’ala menciptakan manusia Allah sudah memiliki sifat maghfirah, Allah sudah memiliki sifat ilmu

مَا زَالَ بِصِفَاتِهِ قَدِيمًا قَبْلَ خَلْقِهِ


Sebelum kita ada, Allah subhanahu wa ta’ala memiliki sifat-sifat tersebut atau bersifat dengan sifat-sifat tersebut,

لَمْ يَزْدَدْ بِكَوْنِهِمْ شَيْئًا لَمْ يَكُنْ قَبْلَهُمْ مِنْ صِفَتِهِ


kalau kita terangkan secara umum/global maksudnya ketika Allah subhanahu wa ta’ala menciptakan penciptaan tadi, bukan berarti bertambah sifat-sifatNya, karena tadi sudah disampaikan bahwasanya Allah memiliki sifat-sifat tadi dan bersifat dengan sifat-sifat tadi sampai sebelum ketika sebelum Allah subhanahu wa taala menciptakan ciptaan, setelah Allah subhanahu Wa ta’ala menciptakan makhluk bukan berarti di sana ada sifat-sifat yang baru.

Allah subhanahu wa ta’ala Dialah sejak dahulu memiliki nama-nama yang Husna & sifat-sifat yang mulia, bukan berarti setelah diciptakannya makhluk baru memiliki sifat-sifat tersebut sifat-sifat tersebut sudah ada sejak dahulu kala yang tidak ada awalnya

وَكَمَا كَانَ بِصِفَاتِهِ أَزَلِيًّا كَذَلِكَ لَا يَزَالُ عَلَيْهَا أَبَدِيًّا


Dan sebagaimana Allah subhanahu wa ta’ala dengan sifat-sifatNya azali yaitu tidak ada awalnya, demikian pula Allah subhanahu wa taala

لَا يَزَالُ عَلَيْهَا أَبَدِيًّا.


Allah bersifat dengan sifat-sifat tersebut selama-lamanya karena dialah yang Al akhir tidak ada setelahnya sesuatu dialah yang kekal selama-lama, maka sebagaimana sifat-sifat tadi Allah subhanahu wa ta’ala bersifat dengannya azali sejak dahulu demikian pula Allah subhanahu wa taala akan bersifat dengan sifat-sifat tersebut selama-lamanya.
***
[Materi halaqah diambil dari Silsilah ‘Ilmiyyah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah yang ditulis oleh Al Imam Ath Thahawi rahimahullah]

Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url