Halaqah 26: Allah Menciptakan Segala Sesuatu dengan Ilmu-Nya
Halaqah yang ke-26 dari Silsilah ‘Ilmiyyah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah yang ditulis oleh Al Imam Ath Thahawi rahimahullah adalah tentang Allah menciptakan segala sesuatu dengan ilmu-Nya.
Beliau mengatakan rahimahullah, masih menjelaskan tentang keimanan terhadap Rububiyah Allah, terhadap nama dan juga sifat Allah, yang ini semua mengharuskan kita untuk mentauhidkan Allah di dalam uluhiyahNya
Diantara keyakinan kami Ahlu Sunnah wal jamaah & ini adalah keyakinan para imam Al arba’ah dan juga imam² ahlussunnah yang lain keyakinan Al Iman Abu Hanifah Abu Yusuf asyaibani , Al imam Syafi’i, Al Imam Malik,
Bahwasanya Allah subhanahu wata'ala menciptakan ciptaanNya
maksudnya adalah Allah subhanahu Wa ta’ala telah mengetahui sebelum Allah subhanahu wa ta’ala menciptakan ciptaanNya.
Allah subhanahu wa ta’ala
Maha Mengetahui segala sesuatu,
Mengetahui apa yang sudah terjadi, apa yang sedang terjadi dan apa yang akan terjadi termasuk diantaranya adalah mengetahui apa yang akan Dia diciptakan dan seluruh kejadian² yang akan Dia ciptakan
Allah menciptakan yaitu dengan ilmuNya, bukan Allah subhanahu wa ta’ala menciptakan tanpa ilmu kemudian setelah tercipta baru Allah subhanahu wa ta’ala, Seperti yang diyakini oleh Qadariyah , Mu’tajilah, mereka meyakini bahwa Allah tahu setelah terjadinya, sebelum terjadinya Allah tidak tahu, maka ini adalah keyakinan yang sangat keliru dan fatal, Allah subhanahu wa ta’ala
Allah mengetahui segala sesuatu
menciptakan ciptaanNya dengan ilmu
[QS Al Mulk14]
..bukankah yang menciptakan itulah yang mengetahui, Dan Dialah yang Maha lembut dan juga Maha Mengetahui perkara-perkara yang dalam.
Yang menciptakan itulah yang mengetahui, orang yang membuat komputer maka dia yang lebih mengetahui tentang komputer tersebut daripada orang lain orang yang membuat mobil makanya lebih mengetahui tentang mobil tersebut daripada orang lain.
Allah subhanahu wa ta’ala Dialah yang menciptakan ciptaanNya dengan ilmuNya
Didalam ayat yang lain Allah subhanahu wa ta’ala mengatakan
[QS Al Faatir 44]
Dan tidaklah Allah subhanahu wa ta’ala melemahkan dia sesuatu yang ada di langit maupun yang ada di bumi.
artinya Allah subhanahu wa ta’ala Maha mampu untuk melakukan segala sesuatu tidak ada sesuatu yang tidak bisa Allah lakukan,
Sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala Dialah yang Maha mengetahui dan Dialah yang Maha melakukan segala sesuatu.
Itu adalah makna ucapan beliau
***
[Materi halaqah diambil dari Silsilah ‘Ilmiyyah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah yang ditulis oleh Al Imam Ath Thahawi rahimahullah]