Halaqah 47: Muhammad Diutus untuk Seluruh Jin dan Manusia dengan Membawa Kebenaran dan Petunjuk (Bagian 2)

Halaqah yang ke-47 dari Silsilah ‘Ilmiyyah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah yang ditulis oleh Al Imam Ath Thahawi rahimahullah adalah tentang Muhammad diutus utnuk seluruh jin dan manusia dengan membawa kebenaran dan petunjuk bagian 2.

Ada sebagian orang Nasrani mereka mengatakan,

Iya kami mengakui bahwasanya Muhammad adalah seorang Rasulullah seorang utusan Allah, tapi hanya untuk orang Arab saja, bukan untuk kami.

Maka ucapan dia hanya untuk orang- Arab saja ini membatalkan, keyakinan bahwasanya beliau adalah Rasulullah, kalau memang mereka benar meyakini bahwasanya Muhammad adalah seorang utusan Allah harusnya membenarkan seluruh ucapan beliau, membenarkan apa yang diwahyukan kepada beliau, apa yang diwahyukan kepada beliau dalam Al-Qur’an

قُلْ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ جَمِيعًا… ۝

[QS Al A’raf 158]

Wahai manusia aku adalah Rasul untuk kalian semuanya.

Kalau memang mereka benar-benar meyakini Muhammad adalah Rasulullah harusnya mereka meyakini bahwa beliau diutus untuk seluruh manusia dan mereka mengikuti hawa nafsunya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam diutus seluruh Jin dan juga untuk seluruh manusia,

وَكَافَّةِ الْوَرَى بِالْحَقِّ وَالْهُدَى


Beliau shallallahu 'alaihi wasallam diutus oleh Allah dengan kebenaran dan juga petunjuk

هُوَ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَىٰ وَدِينِ الْحَقِّ …۝.

[QS Al Fath 28]

Allah subhanahu wa ta’ala adalah yang mengutus NabiNya RasulNya dengan petunjuk dan juga agama yang benar,

بِالْحَقِّ وَالْهُدَى


Yaitu dengan agama Islam ini.

Tentu adalah agama yang hak yang di dalamnya ada petunjuk barangsiapa di antara manusia maupun Jin yang mengikuti apa yang dibawa oleh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam maka dia akan mendapatkan petunjuk, ya berpegang teguh dengan Al-Qur’an

…يَهْدِي إِلَى الْحَقِّ وَإِلَىٰ طَرِيقٍ مُّسْتَقِيمٍ ۝

[QS Al Ahqof 30]

Al-Qur’an ini menunjukkan kepada yang benar dan juga menunjukkan kepada jalan yang lurus hadist juga demikian.

Oleh karenanya dalam ayat Allah subhanahu wata'ala mengatakan,

وَإِنَّكَ لَتَهْدِي إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ


Sesungguhnya engkau benar-benar menunjukkan kepada jalan yang lurus.

Jadi Al-Qur’an maupun hadits ini menunjukkan kepada jalan yang lurus, selama kita berpegang teguh dengan Al-Qur’an dan juga hadist maka kita akan terjaga dari kesesatan

تَرَكْتُ فِيْكُمْ أَمْرَيْنِ لَنْ تَضِلُّوْا أبدا مَاان تَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا كِتَابَ اللهِ وَ سُنَّةَ رَسُوْلِهِ


Aku tinggalkan diantara kalian dua perkara yang selama kalian berpegang teguh dengannya maka tidak akan sesat Al-Qur’an dan juga Sunnah rasulnya shallallahu 'alaihi wasallam.

Baik jadi intinya tentang masalah keyakinan yang berkaitan dengan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam yang beliau sebutkan dalam paragraf ini adalah adalah tiga perkara,

*Pertama* meyakini bahwasanya Nabi Muhammad adalah hamba Allah dan juga RasulNya, disebutkan Abduhu kemudian Nabiyuhu warasuluhu.

*Kedua* meyakini bahwasanya beliau adalah penutup para Nabi tidak ada Nabi setelah beliau shallallahu 'alaihi wasallam setiap pengakuan tentang kenabian setelah beliau shallallahu 'alaihi wasallam kedustaan/ kebohongan yang besar jangan tertipu dengan keterkenalan dia atau mungkin dia memamerkan tentang kesaktiannya dan seterusnya, itu adalah kadzab.

*Ketiga* meyakini bahwasanya beliau shallallahu 'alaihi wasallam diutus untuk seluruh manusia dan juga Jin maka barangsiapa yang mendengar tentang kedatangan beliau siapapun dia maka diharuskan untuk beriman kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam meskipun sebelumnya dia mengikuti atau mengaku mengikuti Nabi tapi setelah datangnya oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam maka harus beriman dengan kenabian beliau dan mengikuti syariat beliau.
***
[Materi halaqah diambil dari Silsilah ‘Ilmiyyah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah yang ditulis oleh Al Imam Ath Thahawi rahimahullah]

Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url