Halaqah 56: Status Orang yang Menyifati Allah dengan Makna Sifat Makhluk

Halaqah yang ke-56 dari Silsilah ‘Ilmiyyah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah yang ditulis oleh Al Imam Ath Thahawi rahimahullah adalah tentang status orang yang menyifati Allah dengan makna sifat makhluk.

Beliau mengatakan rahimahullah,

ومن وصف الله بمعنى من معاني البشر ،


Barangsiapa yang mensifati Allah dengan satu makna di antara makna-makna manusia,

Yang dimaksud adalah mensifati Allah dengan sifat-sifat manusia yaitu menyerupakan Allah dengan makhluk atau dengan manusia seperti mengatakan bahwasanya Kalamullah sama dengan kalamulbashar berarti Kalamullah adalah dengan makhluk atau secara umum mensifati Allah dengan sifat-sifat makhluk menyerukan karena Allah dengan makhluk maka,

فقد كفر


Sungguh dia telah keluar dari agama Islam.

Tasbih ini adalah termasuk kekufuran karena ini merendahkan Allah menyerupakan Allah Dzat yang Maha sempurna dengan makhluk yang penuh dengan kekurangan ini adalah merendahkan/penghinaan penghinaan terhadap Allah dan menghinakan Allah ini adalah sebuah kekufuran.

Oleh karena itu guru dari Imam Bukhari rahimahullah beliau mengatakan,

مَن شَبَّه اللهَ بخَلْقِه فقد كَفَر


Barang siapa yang menyerupakan Allah dengan makhluk maka dia telah keluar dari agama Islam.

Oleh karenanya dikatakan barangsiapa yang mengatakan Al-Qur’an adalah makhluk maka dia telah keluar dari agama Islam karena dia menyerupakan Kalamullah dengan kalamumakhluk, kalamumakhluk itu makhluk, kalamullah itu dikatakan makhluk berarti dia menyerupakan kalau kalamullah dengan kalamumakhluk maka barangsiapa yang mensifati Allah dengan makna di antara makna manusia dengan sifat di antara sifat-sifat manusia maka semua dia telah keluar dari agama Islam sehingga ada sebagian yang mengatakan Al jahmiyyah itu kuffar, orang-orang jahmiyyah itu adalah orang-orang yang keluar dari agama Islam

قال القرآن مخلوق


Barangsiapa yang mengatakan bahwa Al-Qur’an adalah makhluk maka sungguh dia telah keluar dari agama lain,

من أبصر هذا اعتبر


Maka barangsiapa yang memahami ini mentadaburi apa yang ada dalam firman Allah

إِنْ هَٰذَا إِلَّا قَوْلُ الْبَشَرِ


orang yang mengatakan Al-Qur’an adalah ucapan manusia dia telah keluar dari agama Islam, diancam oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan orang yang mengatakan Al-Qur’an adalah makhluk berarti dia telah meniru ucapan orang tersebut, karena yang

إِنْ هَٰذَا إِلَّا قَوْلُ الْبَشَرِ


Meyakini bahwasanya Al-Qur’an adalah makhluk diucapkan oleh manusia dan orang yang mengatakan Al-Qur’an adalah makhluk juga sama dan yang shahih adalah bahwasanya Al-Qur’an adalah dalam Kalamu Al Khaliq walaisa bi makhluk, dia adalah sifat diantara sifat-sifat Allah maka orang yang saya ingin orang yang abshoro/fahim memahami maka dia akan mengambil pelajaran oh berarti Al-Qur’an adalah kalamullah bukan makhluk, Al muwasaq muwashakallah orang yang muwashaq adalah orang yang memberikan Taufiq oleh Allah subhanahu wa taala

وعن مثل قول الكفار انزجر


Dan dia akan segera انزجر yaitu dia meninggalkan sesuatu yang semisal dengan ucapan orang-orang kafir

الزجر عن مثله قول كفار


Apa ucapan orang² kafir mengatakan bahwasanya

إِنْ هَٰذَا إِلَّا قَوْلُ الْبَشَرِ


Apa yang semisal itu, dia mengatakan bahwasanya Al-Qur’an adalah makhluk itu yang semisal dengan ucapan orang-orang kafir, apa yang shahih dia mengatakan bahwa Al-Qur’an adalah kalamullah laisa bibmakhluk

Inilah yang seharusnya dilakukan oleh seorang muslim meninggalkan ucapan

إِنْ هَٰذَا إِلَّا قَوْلُ الْبَشَرِ


dan yang semisalnya yaitu yang mengatakan bahwasanya Al-Qur’an adalah makhluk,

وعلم أن الله بصفاته ليس كالبشر


Dan dia mengetahui bahwasanya Allah ta’ala dengan sifat-sifatNya

ليس كالبشر


Allah tidak sama dengan manusia,

Dzat Allah tidak sama dengan manusia, sifat Allah tidak sama dengan sifat manusia termasuk di antaranya adalah Kalamullah , Kalamullah bukan makhluk adapun kalammanusia maka itu adalah makhluk

وعلم أن الله بصفاته ليس كالبشر


Dan dia tahu bahwasanya Allah subhanahu wa ta’ala dengan sifat-sifatnya bukanlah makhluk yang bukanlah seperti manusia.
***
[Materi halaqah diambil dari Silsilah ‘Ilmiyyah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah yang ditulis oleh Al Imam Ath Thahawi rahimahullah]

Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url