Halaqah 38: Kita Beriman Bahwa Masyiatullah Terlaksana & Tidak Ada yang Bisa Melawan Apa yang Sudah Allah Putuskan

Halaqah yang ke-38 dari Silsilah ‘Ilmiyyah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah yang ditulis oleh Al Imam Ath Thahawi rahimahullah adalah tentang kita beriman bahwa masyiatullah terlaksana & tidak ada yang bisa melawan apa yang sudah Allah putuskan.

Beliau mengatakan rahimahullah

آمَنَّا بِذَلِكَ كُلِّهِ، وَأَيْقَنَّا أَنَّ كُلًّا مِنْ عِنْدِهِ


Kami beriman dengan itu semuanya,

Yaitu beriman bahwasnya Masyiatullah itu adalah terlaksana dan tidak ada yang bisa membantah dan juga melawan apa yang sudah Allah putuskan, kita beriman dengan semuanya itu, kalau kita yakin beriman dengan semuanya itu maka ini manfaatnya kembali kepada diri kita, Allah akan menurunkan ketenangan keyakinan

…وَمَن يُؤْمِن بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ ۚ…۝.

[QS at Taghabun 11]

Barangsiapa yang beriman kepada Allah, maka Allah subhanahu wa ta’ala akan memberikan hidayah kepada hatinya.

Apapun yang akan dihadapi kalau dia beriman kepada Allah maka itu semuanya akan mudah dia lalui, dengan syarat dia beriman kepada Allah dengan sebenar-benar Iman, Allah akan mudahkan, Allah akan menjaganya.

آمَنَّا بِذَلِكَ كُلِّهِ


Kami beriman dengan itu semuanya.

Karena itu semua berdasarkan dali

لَا مُعَقِّبَ لِحُكْمِهِ
وَاللَّهُ غَالِبٌ عَلَى أَمْرِهِ
۞ إذَا قَضَىٰ أَمْرًا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُ كُن فَيَكُونُ

[QS Al Baqarah 117]

Berdasarkan dalil, maka kita beriman dengan itu semuanya

وَأَيْقَنَّا أَنَّ كُلًّا مِنْ عِنْدِهِ


Dan kita yakin bahwasanya segala sesuatu adalah berasal dari Allah.

Nikmat dari Allah,

وَمَا بِكُمْ مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنَ اللَّهِ ۖ …۝

[QS An Nahl 53]

Allah yang mentakdirkan sehingga untuk apa seseorang menyombongkan diri.

Dan musibah juga dari Allah subhanahu wa ta’ala

مَا أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۗ ..۝.

[QS At Thaghobun 11]

Tidaklah menimpa musibah kecuali dengan izin Allah.

Untuk apa seseorang bersedih mengetahui bahwa saya apa yang Allah kehendaki pasti di sana ada hikmahnya,

آمَنَّا بِذَلِكَ كُلِّهِ، وَأَيْقَنَّا أَنَّ كُلًّا مِنْ عِنْدِهِ


Ada yang mengatakan di sini adalah isyarat bahwasanya seseorang mengucapkan dengan lisannya dan meyakini dengan hatinya,

آمَنَّا بِذَلِكَ كُلِّهِ،


Dengan lisan kita katakan, kita beriman dengan takdir Allah dan hati kita juga meyakinnya demikian, karena keyakinan ini letaknya didalam hati jadi dengan hati dan juga dengan lisan kita beriman dan juga dengan perbuatan, jadi maksud beliau disini bukan berarti membatasi bahwasanya Iman hanya lisan dan juga keyakinan saja, tapi menunjukkan bahwasanya beriman ini bukan hanya dengan lisan tapi harus di yakini di dalam hati seseorang supaya sama antara Apa yang diucapkan oleh seseorang dengan apa yang ada di dalam hati seseorang.
***
[Materi halaqah diambil dari Silsilah ‘Ilmiyyah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah yang ditulis oleh Al Imam Ath Thahawi rahimahullah]

Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url